Wisma Danantara / Detail Design / Accessories

Eksplorasi sepatu · Front Desk

Accessories.

Satu identitas, sampai pada siluet sepatu.

Rompi Sayap dipadukan dengan D / Frame untuk pria dan D / Arc untuk perempuan. Motif repetisi Danantara hadir pada upper dalam palet hitam–grafit.

01 / Actual design study

Rompi Sayap × motif dominan.

Front Desk pria dan perempuan memakai sepatu motif Danantara, dengan pembesaran desain sepatu
Ilustrasi penerapan pada seragam. Bidang depan sepatu bermotif; bingkai kulit tetap polos.

02 / Perempuan

D / Arc.

Tali melintang diterjemahkan menjadi kurva asimetris yang menyatu dengan sisi tumit. Hak rendah lebar, pengancing tersembunyi, dan dua arah penempatan motif.

Sepatu perempuan D Arc, pilihan motif dominan dan sentuhan, detail pengancing serta tapak

03 / Pria

D / Frame.

Bingkai melengkung membentuk outline D pada upper. Lapisan dalam tetap tertutup; pilihan motif dominan dan sentuhan memakai konstruksi visual yang sama.

Sepatu pria D Frame, pilihan motif dominan dan sentuhan

04 / Identitas tekstil

Repetisi Danantara.

Simbol D menjadi unit repetisi tonal, disusun selang-seling pada bidang tekstil. Ini usulan aplikasi motif; master artwork dan skala akhir mengikuti pengembangan desain.

Swatch motif Danantara hitam grafit, unit simbol dan pengulangan selang-seling

Identitas

Cutting dan motif.

Kurva membangun bentuk sepatu. Motif berada pada upper; sol tidak memuat simbol Danantara. Tidak ada bendera atau aksen merah–putih pada sepatu.

Arah kenyamanan

Bantalan & kendali pijakan.

Insole lepas, bantalan, sol karet dan pola tapak menjadi arah pengembangan. Jenis material, kekerasan sol, fitting dan ketahanan licin belum diuji.

Tahap desain

Visual untuk didiskusikan.

Gambar adalah ilustrasi konsep, bukan foto produk atau sampel fisik. Ukuran kaki, last, detail pengancing, struktur lapisan dan kenyamanan perlu dikembangkan melalui sampel.